Sebenarnya, lama pengecasan motor listrik tidak selalu sama. Banyak faktor berpengaruh, mulai dari kapasitas baterai, jenis charger hingga teknologi yang dipakai. Inilah yang membuat setiap motor listrik punya durasi isi ulang yang berbeda. Mari kita lihat jenis teknologi baterai yang umum dipakai dan faktor yang memengaruhi waktu isi ulang.
Baca Juga: Baterai Motor Listrik, Panduan Lengkap Jenis, Kapasitas, dan Perawatan

Jenis Baterai dan Lama Pengecasan Motor Listrik
Setiap motor listrik memakai jenis baterai berbeda. Jenis baterai ini sangat memengaruhi seberapa cepat proses pengisian berlangsung.
Perbandingan Jenis Baterai Motor Listrik
Baterai lead-acid termasuk tipe lama yang jarang digunakan. Ukurannya berat dan kapasitasnya rendah, sehingga proses pengisian memakan waktu cukup lama. Biasanya butuh sekitar enam hingga delapan jam sampai penuh.
Baterai lithium-ion menjadi pilihan yang paling populer. Jenis ini lebih ringan dan punya kapasitas lebih besar. Waktu pengisian rata-rata berkisar antara tiga sampai enam jam saja.
Ada juga baterai lithium-polymer yang terkenal ringan sekaligus tahan lama. Motor listrik yang memakai baterai ini biasanya hanya butuh dua sampai empat jam pengisian. Jadi bisa lebih cepat dari dua jenis baterai lainnya.
Sebagai gambaran, estimasi lama pengisian daya motor listrik dengan berbagai kapasitas baterai adalah sebagai berikut:
- Motor listrik dengan baterai 1,5 kWh biasanya memerlukan waktu sekitar 4–6 jam menggunakan charger standar atau hanya 1–2 jam dengan fast charger.
- Baterai 3 kWh memiliki pengisian standar bisa mencapai 8–10 jam, sementara fast charger dapat memangkasnya menjadi 2–4 jam.
- Motor listrik dengan baterai 5 kWh membutuhkan waktu sekitar 12 jam atau lebih dengan charger standar, namun hanya 4–6 jam bila menggunakan fast charger.
Faktor yang Memengaruhi Pengisian Baterai
Lama pengecasan motor listrik tidak hanya bergantung pada jenisnya. Ada beberapa faktor lain yang berperan penting. Kapasitas baterai sangat menentukan. Semakin besar kapasitasnya, semakin lama proses pengisian. Namun kapasitas besar juga membuat jarak tempuh jadi lebih jauh.
Jenis charger juga memengaruhi. Charger standar membutuhkan waktu lebih lama, sementara charger cepat bisa memangkas durasi pengisian. Tapi tetap harus sesuai spesifikasi baterai agar aman.
Teknologi baterai juga berpengaruh besar. Perbedaan antara lead-acid, lithium-ion dan lithium-polymer membuat waktu pengecasan motor listrik bervariasi. Pemilik perlu memahami jenis baterai yang terpasang pada kendaraannya.
Lama Waktu Pengisian Rata-rata
Jika kita rangkum, lama pengecasan motor listrik bisa berlangsung antara dua hingga delapan jam. Angka ini bergantung pada jenis baterai, kapasitas dan jenis charger yang digunakan.
Secara teknis, lama pengisian daya ditentukan oleh rumus sederhana, yakni Kapasitas Baterai (kWh) / Daya Output Charger (kW). Namun dalam prakteknya, kecepatan pengisian akan melambat saat menyentuh angka 80% untuk melindungi sel baterai dari panas berlebih. Biasanya, fitur ini disebut sebagai trickle charging
Pada motor listrik berteknologi lithium-polymer, waktu isi ulang relatif cepat. Sedangkan pada baterai lead-acid, prosesnya jauh lebih panjang. Sementara lithium-ion berada di tengah, tidak terlalu lama dan tidak terlalu singkat.
Hal ini menunjukkan pentingnya memperhatikan jenis baterai sebelum membeli motor listrik. Jangan hanya fokus pada jarak tempuh, tapi juga waktu yang dibutuhkan saat pengisian. Ini sangat memengaruhi kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Mengulas dari video di channel Azyeica, Motor listrik Polytron Fox-R membutuhkan waktu pengisian baterai sekitar 4 hingga 5 jam dari kosong hingga penuh dengan menggunakan charger berdaya minimal 1.300 watt. Hal ini cukup praktis untuk penggunaan harian dan dapat dilakukan di rumah dengan sumber listrik standar.
Apa yang Terjadi Jika Baterai Terlalu Panas?
Melansir dari Eblofficial, merek baterai terkemuka di Amerika Serikat, suhu tinggi menjadi salah satu cara tercepat yang bisa merusak baterai lithium-ion. Meskipun sebagian besar sel dirancang untuk mentolerir panas hingga 60°C, paparan rutin terhadap suhu di atas 45°C secara bertahap bisa berbahaya. Kondisi ini bisa mengurangi kapasitas, memperpendek umur pakai dan meningkatkan kemungkinan kegagalan.
Tanda kerusakan akibat panas ini bisa bervariasi dengan gejala, sebagai berikut.
- Pengosongan daya sendiri yang cepat. Baterai terkuras dengan sangat cepat bahkan saat tidak digunakan.
- Perubahan warna atau peleburan selubung luar
- Bau kimia atau bau tajam dan manis.
Tips agar Pengisian Lebih Efisien
Ada beberapa cara sederhana agar pengisian motor listrik bisa lebih efektif. Salah satunya adalah memakai charger bawaan. Charger bawaan sudah sesuai spesifikasi baterai sehingga lebih aman.
Usahakan isi ulang sebelum baterai benar-benar habis. Jika terlalu sering dibiarkan kosong, umur baterai bisa berkurang. Lebih baik isi saat kapasitas tersisa sekitar 20 sampai 30 persen.
Penting untuk diingat, sebagian orang berpikir pengisian daya cepat tidak pernah merusak baterai. Namun sebenarnya, opsi ini dapat membuat baterai menjadi panas dan lebih cepat aus.
Baca Juga: Ketahui Berapa Jarak Tempuh Motor Listrik dan Faktornya
Tempat pengisian juga perlu diperhatikan dalam lama pengecasan motor listrik. Hindari mengecas di tempat yang panas karena suhu tinggi bisa memengaruhi kualitas baterai. Cari lokasi sejuk dan berventilasi agar proses isi ulang berjalan baik.

Saya adalah kreator konten digital yang berdedikasi menyajikan edukasi otomotif berbasis pengalaman nyata. Berfokus pada teknologi motor listrik, saya berkomitmen memberikan ulasan jujur dan uji coba mendalam. Misi saya sederhana, yakni membedah teknologi masa depan menjadi informasi yang mudah dipahami oleh semua orang.



